Beranda Berita

Berita

Menjadi Perguruan Tinggi Administrasi Terapan Berdaya Saing Internasional

Berita Akademik

Khidmat dalam Semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Politeknik STIA LAN Makassar Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI

👤 Memuat...
📅 Memuat...
🕐 Memuat...

Makassar, 17 Agustus 2026 — Dalam suasana penuh khidmat dan semangat kebangsaan, Politeknik STIA LAN Makassar melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung di halaman Kampus Politeknik STIA LAN Makassar dan dimulai pada pukul 07.30 WITA.

Upacara dipimpin oleh Direktur Politeknik STIA LAN Makassar, Dr. Sulaeman Fattah, M.Si., selaku Pembina Upacara. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai serta perwakilan mahasiswa Politeknik STIA LAN Makassar. Dengan mengenakan pakaian sesuai ketentuan upacara, seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib, penuh penghormatan, dan suasana yang sarat makna kebangsaan.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema ini menjadi refleksi penting mengenai arah perjuangan bangsa dalam mengisi kemerdekaan, sekaligus mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan sekadar peristiwa sejarah yang diperingati setiap tahun, tetapi merupakan amanah yang harus terus dijaga dan diwujudkan melalui kerja nyata.

Berdaulat mencerminkan tekad untuk membangun bangsa yang mandiri dalam bidang politik, ekonomi, dan budaya, sekaligus memiliki keteguhan dalam mempertahankan jati diri nasional. Kedaulatan juga menjadi fondasi bagi bangsa Indonesia untuk menentukan arah pembangunan berdasarkan kepentingan nasional dan nilai-nilai yang menjadi identitas bangsa.

Adil mengandung semangat untuk mewujudkan pemerataan hak, perlindungan hukum, serta kesempatan bagi seluruh warga negara tanpa membedakan latar belakang. Keadilan menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan berbangsa yang inklusif, menjunjung kesetaraan, serta memberikan ruang bagi setiap warga untuk berkembang dan berkontribusi.

Sementara itu, makmur menggambarkan cita-cita untuk menghadirkan kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat. Kemakmuran tidak hanya diukur dari kemajuan ekonomi, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup, terbukanya kesempatan, serta semakin mudahnya masyarakat memperoleh akses terhadap berbagai kebutuhan dan layanan sosial.

Bagi Politeknik STIA LAN Makassar, tema tersebut memiliki makna yang sangat erat dengan peran institusi sebagai lembaga pendidikan tinggi di lingkungan Lembaga Administrasi Negara (LAN RI). Semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur menjadi landasan untuk terus berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia dan kader birokrasi yang kompeten, profesional, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan bangsa dan pelayanan publik.

Dalam konteks tersebut, khidmat bukan hanya menggambarkan suasana pelaksanaan upacara, tetapi juga mencerminkan sikap tulus, serius, dan penuh tanggung jawab dari seluruh keluarga besar Politeknik STIA LAN Makassar dalam menjalankan amanah pendidikan dan pengabdian kepada bangsa. Setiap tugas dan tanggung jawab yang dijalankan menjadi bagian dari upaya mengisi kemerdekaan melalui peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kompetensi, pelayanan yang profesional, serta penguatan nilai-nilai integritas.

Semangat kemerdekaan juga tercermin dari keterlibatan pegawai dan mahasiswa dalam pelaksanaan upacara. Sandy, S.E., M.Si. bertugas sebagai Pemimpin Upacara, Dini Nurul Nazhifah, S.IP. sebagai Protokol, Muhammad Farhan, S.Pd. sebagai petugas Pembacaan Komitmen dan Nilai Dasar ASN, serta Arnold F. J. Jonas sebagai Ajudan Pembina.

Selanjutnya, Otten Marsun Isir, S.I.P., M.Si. bertugas membacakan Teks Proklamasi, Khairunna Istiqamah Halim, S.Tr.Ap. membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Fachrul Faniawan, S.E., MM. sebagai Pembaca Doa, dan Fardi Asshidiqi, A.Md. Ak. sebagai Komandan Barisan.

Sementara itu, tugas pengibaran Bendera Merah Putih dipercayakan kepada tiga mahasiswa, yaitu Muhammad Nursam, Fairuz Yusuf Al Fattah, dan Ainun Camelia Aran.

Pelaksanaan upacara ini menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar Politeknik STIA LAN Makassar untuk kembali meneguhkan komitmen dalam menjaga persatuan, memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

Kemerdekaan Indonesia harus terus diisi dengan karya dan pengabdian. Bagi pegawai, semangat kemerdekaan diwujudkan melalui pelayanan yang semakin baik, kerja yang profesional, dan pengabdian yang berintegritas. Sementara bagi mahasiswa, kemerdekaan menjadi kesempatan untuk belajar, berkembang, berinovasi, dan mempersiapkan diri sebagai generasi penerus yang akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

Semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” pada akhirnya bukan hanya menjadi tema peringatan, tetapi menjadi panggilan untuk bergerak bersama. Dari lingkungan pendidikan, birokrasi, hingga masyarakat luas, setiap individu memiliki peran dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Politeknik STIA LAN Makassar berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam perjalanan tersebut dengan menghadirkan pendidikan yang berkualitas, membangun karakter dan kompetensi, serta mencetak kader birokrasi yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Karena kemerdekaan bukan sekadar untuk dikenang, tetapi untuk diisi, dijaga, dan diperjuangkan melalui karya nyata.

**MERDEKA ADALAH AMANAH.

BERDAULAT ADALAH TEKAD.
ADIL ADALAH PERJUANGAN.
MAKMUR ADALAH CITA-CITA.**

TERUS BERGERAK. TERUS BERKARYA. TERUS MENGABDI UNTUK INDONESIA!

**INDONESIA BERDAULAT!

INDONESIA ADIL!
INDONESIA MAKMUR!
INDONESIA MAJU!
🇮🇩 MERDEKA!**

32 views