Politeknik STIA LAN Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan tata kelola pemerintahan daerah. Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan penelitian lapangan di Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan fokus pada pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam mendukung perencanaan pembangunan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Peran Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam mendukung perencanaan pembangunan kesehatan yang terintegrasi, terukur, dan berbasis data.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang penelitian Tahun Anggaran 2026. Penelitian diarahkan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana SIPD dimanfaatkan dalam proses perencanaan pembangunan daerah, khususnya di sektor kesehatan yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Tim Peneliti
Dalam pelaksanaan penelitian di Dinas Kesehatan DIY, tim melakukan penggalian informasi melalui wawancara, diskusi, serta pengumpulan data dari berbagai pihak yang terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan kesehatan.
Kajian penelitian mencermati sejumlah tahapan penting dalam pemanfaatan SIPD, mulai dari proses pemetaan kebutuhan pembangunan, penyusunan usulan program dan kegiatan, hingga integrasinya ke dalam dokumen perencanaan daerah, termasuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Aspek kualitas, ketersediaan, dan pemanfaatan data dalam SIPD juga menjadi perhatian untuk melihat sejauh mana sistem tersebut mampu menyediakan informasi yang mendukung perumusan kebijakan secara tepat.
Indikator Pembangunan Kesehatan
Selain aspek tata kelola perencanaan, penelitian turut melihat keterkaitan pembangunan kesehatan dengan sejumlah indikator yang berkontribusi terhadap IPM. Beberapa indikator yang menjadi perhatian antara lain Umur Harapan Hidup (UHH), penanganan stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), serta pengendalian penyakit menular.
Melalui penelitian ini, tim berupaya memperoleh gambaran mengenai efektivitas SIPD sebagai instrumen pendukung perencanaan pembangunan kesehatan yang terintegrasi, terukur, dan berbasis data. Hasil kajian diharapkan dapat memberikan perspektif akademik sekaligus rekomendasi praktis bagi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan sistem informasi untuk mendukung pengambilan keputusan.
Pelaksanaan penelitian di Dinas Kesehatan DIY juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kontribusi Politeknik STIA LAN Makassar terhadap pengembangan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan berbasis bukti. Temuan penelitian nantinya diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang mendukung penguatan sinergi antara Dinas Kesehatan DIY dan BAPPERIDA DIY, khususnya dalam menghasilkan perencanaan pembangunan kesehatan yang lebih berkualitas.
Pada akhirnya, optimalisasi pemanfaatan SIPD diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas proses perencanaan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan kesehatan, derajat kesehatan masyarakat, dan Indeks Pembangunan Manusia di Daerah Istimewa Yogyakarta.

